Experd 30 Tahun

Ketika mendapat ucapan selamat atas sukses dan berkembangnya Experd di usianya yang ke-30 ini, kami gembira dan sekaligus juga merasa perlu berefleksi diri tentang apa, siapa dan bagaimana keadaan sekarang, serta arah mana yang mau kami tuju pada tahun-tahun mendatang.

Tiga puluh tahun yang lalu, Experd berdiri dengan beberapa keyakinan, prinsip, dan komitmen. Pada saat itu, sudah banyak biro konsultasi psikologi didirikan oleh para senior kami. Kami yang saat itu terdiri atas 7 orang psikolog berkeyakinan dapat ikut menyumbangkan keahlian kami untuk memajukan manusia-manusia dalam berkarya bagi Indonesia. Kami yakin pada saatnya nanti, sumber daya manusia akan mendapatkan tempat paling atas dalam prioritas pengembangan negara kita. Harapan itu terwujud pada tahun 2019 ini yaitu SDM unggul menjadi sasaran utama pengembangan negara.

Dimulai dari garasi yang disewakan oleh seorang dosen senior, berpindah ke beberapa tempat sewaan lain pada tahun-tahun berikutnya, saat ini, Experd sudah memiliki 2 lokasi yang diharapkan bisa menampung 60 persen dari aktivitasnya sehari-hari. Dalam praktik hariannya, kami berusaha memegang teguh keyakinan dan kaidah profesi yang ditanamkan oleh profesi kami ini. Semua wanti-wanti para dosen mengenai kode etik, sistem dan prosedur penilaian, pengembangan, serta riset masih kami pegang sampai sekarang dan menjadi modal kredibilitas yang sangat berarti.

Experd juga berupaya keras untuk menjaga profesionalitasnya, mulai dari manajemen sumber daya manusianya sendiri. Prinsip-prinsip seperti “bayar upah sebelum keringat kering” dipegang kuat-kuat dan dijalankan secara konsisten. Tidak pernah ada kamus menunda pembayaran upah karyawan maupun mitra-mitra kerjanya, bahkan meskipun pembayaran oleh klien tertunda sekalipun. Experd berusaha untuk selalu bersikap fair dalam menangani dan memberi kesempatan pada karyawannya: senang sama-sama dinikmati, susah sama-sama dihayati. Bila perusahaan sejahtera, karyawan pun harus bisa menikmatinya bersama. Jalan-jalan kebersamaan, baik luar negeri maupun dalam negeri, setiap tahun sebagai wujud rasa syukur bisa dinikmati oleh seluruh karyawan yang sudah menjalani masa kerja minimal 1 tahun.

Karyawan juga tentunya harus berkembang. Bila ada yang tertinggal, perusahaan akan mendorongnya keras-keras karena prinsip Experd adalah seorang profesional harus selalu maju dan tidak stagnan dalam kariernya. Karyawan memiliki kesempatan untuk terlibat dalam berbagai proyek lintas divisi sehingga kompetensi mereka pun bisa terus berkembang. Tidak tertutup kemungkinan bahwa dalam proses ini kemudian karyawan menemukan passion-nya di divisi lain dan karenanya berpindah divisi. Dengan demikian, Experd berharap akan selalu terdiri dari talenta-talenta yang berkembang, updated, dan siap melayani dalam segala kemungkinan.

Experd juga tidak menutup mata terhadap work life balance karyawannya. Suasana kerja fleksibel dengan flexitime sudah diberlakukan sejak lama. Experd juga berusaha bersikap inklusif terhadap profesional disiplin ilmu lain dan dengan blending antardisiplin ilmu ini, keahlian Experd menjadi lebih kental dan bisa dimanfaatkan pelanggan dengan lebih efektif.

Yang pasti, Experd tidak berkompromi terhadap kualitas kerja, yang memang merupakan tanggung jawab setiap psikolog profesional. Nasib karier para pelanggan ditangani dengan penuh kehati-hatian dan memanfaatkan keahlian yang utuh. Selama 30 tahun, integritaslah yang menjadi patokan mengapa kita memilih strategi tertentu dan tidak memilih jalan lain yang mungkin lebih mudah dan menguntungkan. Memenuhi harapan pelanggan dalam era VUCA ini tentulah sangat penting. Tuntutan-tuntutan yang semakin lama semakin tinggi senantiasa menantang kreativitas Experd untuk dapat memberikan yang terbaik bagi klien-kliennya, sambil tetap menjaga integritas.

Sebagai perusahaan jasa, kami sangat sadar bahwa servis memang perlu dilaksanakan dengan taktis, gesit, tepat, dan dengan hati yang lapang. Selama lebih dari 12 tahun, kami secara teratur memberikan pelatihan servis kepada mitra-mitra kami dan bersama dengan mereka membangun service culture yang mengakar secara kuat dalam diri setiap insan. Ini sebabnya, service quality menjadi obsesi setiap karyawan Experd. Jangan sampai pelanggan pergi dengan kecewa ataupun enggan memberi masukan konstruktif atas jasa yang Experd berikan. Hidup dengan melayani dan perbaikan dalam segala hal merupakan sel dalam DNA kami.

Sejak 10 tahun yang lalu, Experd yang cikal bakalnya adalah 100 persen perusahaan lokal, mulai didekati oleh mitra kerja internasional seperti Hogan Assessments dari US. Semenjak itu, Experd pun menjalin kerja sama dengan mitra-mitra kerja internasional lain, seperti Saville, Silega, dan Simbusiness. Dengan kerja sama ini, operasi perusahaan semakin luas, updated, dan terasa semakin mengglobal.

Experd ke depan

Dari perjalanan selama 30 tahun ini, Experd sangat meyakini bahwa apa yang membentuk kami menjadi seperti sekarang ini tidak lepas dari proses jatuh bangun dan memetik pelajaran berharga pada setiap tahapannya. Kami belajar dari semua stakeholders, baik itu adalah pelanggan, mitra, bahkan dari rekan-rekan muda kami generasi Z yang senantiasa membawa wawasan baru dalam operasional kerja perusahaan. Komitmen kami untuk menjadi pembelajar yang cepat agar selalu unggul akan terus kami pertahankan.

Perkembangan teknologi yang demikian cepat juga harus dimanfaatkan seoptimal mungkin. Penggunaan artificial intelligence yang dapat membantu pengolahan data tentunya sangat membantu dalam pekerjaan. Namun, sebesar apa pun kita melakukan digitalisasi dalam membuat proses yang lebih cepat dan zero error, sebagai profesi yang memang mendalami jiwa manusia, Experd berusaha dan berkeyakinan bahwa kekuatan humanis kita masih sangat besar dan kita perlu membuat terobosan-terobosan manusiawi agar manusia tetap menjadi pusat kendalinya. Being human in the digital world is about building a digital world for humans – Andrew Keen

Eileen Rachman & Emilia Jakob

EXPERD

CHARACTER BUILDING ASSESSMENT & TRAINING

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 28 September 2019.