5 Cara Optimalkan Instagram untuk Berbisnis

Instagram kini beralih menjadi salah satu saluran efektif untuk berjualan. Jika berniat memulai bisnis dan memasarkannya lewat Instagram, ada beberapa kiat yang dapat Anda ikuti.

Sebagai sebuah platform, Instagram terus berinovasi, menambahkan fitur-fitur yang lebih interaktif dan memudahkan calon konsumen membeli barang. Yang terbaru, Instagram punya fitur shoppable post! Penjual kini bisa menandai (tag) produknya dengan harga dan tautan bagi konsumen untuk membeli.

Namun, dengan begitu banyaknya konten yang berusaha merebut perhatian pengguna Instagram setiap harinya, akun Anda harus “terlihat”. Ini membutuhkan beberapa upaya. Berikut ini beberapa tips untuk mengoptimalkan akun Instagram bisnis Anda.

  1. Konten yang menarik

Mengajak orang untuk memperhatikan konten Instagram Anda bisa saja tidak mudah. Oleh karena itu, dari sisi visual foto atau gambar yang Anda tampilkan harus menarik. Jika perlu, Anda bisa menyewa fotografer atau editor foto yang bisa membuat foto Anda terlihat mewakili merek dan profesional.

  1. Caption yang asyik

Caption juga mesti benar-benar dipikirkan. Entah Anda mau berpromosi lewat humor, kata-kata yang tulus, bahasa yang akademis, dan sebagainya yang tergantung pasar Anda, pastikan bahwa teks tersebut otentik dan bersifat persuasif. Menggunakan bahasa sesuai target pasar Anda akan meningkatkan kemungkinan like, comment, dan DM di akun Anda.

  1. Tagar populer

Riset tagar atau hasgtag wajib bagi Anda yang ingin mengoptimalkan fitur pencarian dalam Instagram. Apa yang populer bagi orang-orang bisa Anda cari di halaman Explore. Ini juga memperbesar kemungkinan post Anda muncul di halaman Instagram audiens yang tepat. Sebagai awalan, gunakan bermacam-macam tagar–sekitar 20 sampai 30 tagar–per post. Ini adalah eksperimen Anda untuk melihat tagar mana yang memberikan ekposure maksimal. Ada pula bermacam aplikasi, seperti Top Tags atau Leetags, untuk membantu Anda memilih tagar yang paling pas.

  1. Fitur Shoppable Post

Seperti yang disebutkan pada awal tulisan ini, mudahkanlah calon konsumen untuk membeli dengan post yang shoppable. Tandai (tag) produk Anda, yang langsung mengarahkan calon konsumen ke seksi “masukkan keranjang” pada situs web Anda. Namun, tidak bijak pula membuat semua post Anda shoppable. Ada foto-foto yang mesti Anda investasikan untuk memberikan informasi atau membangun citra merek Anda. Persentase shoppable post yang ideal pada satu akun adalah sekitar 40–50 persen.

  1. Dekatkan diri dengan konsumen

Ini masih seputar tagar. Lewat tagar, buatlah akun Anda masuk ke dalam komunitas konsumen. Misalkan Anda berjualan sepatu sneaker, gunakan tagar yang biasa dicari pengguna sepatu sneaker, misalnya #sneakerhead, #solecollector, #instashoes, #newkicks, dan #igsneakercommunity. Setelah itu, like dan comment pada 100–200 post dengan tagar ini setiap harinya. Hal ini akan membantu Anda menarik pengikut (follower) organik yang punya minat terhadap produk yang dijual.