Jangan Biarkan Stres Ganggu Produktivitas

Bekerja lebih dari 10 jam per hari, terjebak macet hingga berjam-jam, tuntutan deadline yang ketat, serta beban pekerjaan yang menggunung kerap membuat tekanan pikiran. Jika dibiarkan, stres muncul dan mengganggu produktivitas.

Sayangnya, stres acap muncul tanpa disadari. Padahal, efeknya berdampak pada kesehatan fisik dan kondisi mental seseorang. Pada akhirnya, produktivitas kerja pun terganggu dan menurun.

Seseorang yang mengalami stres cenderung lebih mudah marah-marah. Tidak hanya itu, mereka juga menjadi lebih sensitif dan emosional. Misalnya, tertawa berlebihan untuk sesuatu yang tidak begitu lucu, mudah tersinggung, dan gampang menangis. Bahkan, rasa percaya diri bisa menurun.

Saat memaksakan diri untuk bekerja ketika mengalami stres, seseorang bisa menjadi kurang konsentrasi dan kesulitan untuk memercayai orang lain. Bisa jadi, seseorang mudah berpikir negatif ketika menghadapi suatu masalah.

Tubuh pun bisa merasakan efek negatif dari stres. Beberapa tanda stres bisa dikenali dari gejala pusing atau sakit kepala, otot-otot di bahu tegang, otot kaki kaku, dan lapar terus-menerus tanpa alasan bisa menjadi tanda-tandanya. Stres juga bisa ditandai dari keinginan tinggi untuk mengonsumsi makanan yang manis-manis. Gejala lainnya adalah kehilangan nafsu makan. Kehilangan nafsu makan ini kerap dialami banyak orang.

Baca juga : Dari Startup Menuju Unicorn

Saat seseorang mengalami stres, daya tahan tubuhnya akan menurun. Jangan heran bila ketika beban pikiran penuh, tubuh mudah masuk angin atau mengalami flu. Penyakit kulit seperti dermatitis atau psoriasis juga lebih mudah menyerang.

Apakah Anda mudah mengalami gatal-gatal? Saat stres, tubuh menjadi lebih sensitif pada pemicu alergi. Apabila terpapar pemicu alergi, seseorang lebih mudah menunjukkan gejala-gejala alergi seperti gatal-gatal atau sesak napas.

Stres juga bisa memicu sejumlah gangguan pencernaan. Misalnya, sering BAB atau diare, atau sebaliknya, justru susah BAB atau sembelit. Stres juga bisa memicu produksi asam lambung sehingga seseorang lebih mudah terserang maag atau gangguan pencernaan lainnya.

Jika Anda mengalami gejala-gejala ini, saatnya mengistirahatkan diri. Ambillah cuti dari pekerjaan 1–2 hari untuk beristirahat, berlibur, atau aktivitas refreshing lainnya. Lakukan relaksasi. Terapkan gaya hidup sehat dengan olahraga rutin dan istirahat cukup. [*]

Foto: Shutterstock.com