5 Tahapan Sebelum Mengambil Keputusan Sulit di Kantor

Dalam beberapa lingkup kerja, mengambil keputusan juga membutuhkan pertimbangan tertentu. Lebih-lebih bila ada sejumlah ide yang terlontar dari sejumlah orang, yang semuanya tampak baik, tetapi tidak mungkin dijalankan semua. Berikut ini beberapa tahapan dalam mengambil keputusan.

Pertama, kumpulkan informasi terkait topik pengambilan keputusan. Anda bisa menggunakan informasi internal dalam perusahaan atau bisnis. Selain itu, carilah kasus-kasus serupa di perusahaan lain yang dipublikasikan melalui media massa. Kumpulkan pula informasi-informasi penunjang lainnya.

Kedua, kumpulkan data kuantitatif. Grafis seperti penjualan produk dari bulan ke bulan, jumlah pasokan dari pemasok atau supplier dan pengeluaran-pengeluaran lainnya patut diperhitungkan. Jika perlu, lakukan riset kecil-kecilan yang mendukung suatu permasalahan yang tengah dibahas. Jangan hanya dilihat sepintas, analisislah data-data yang masuk untuk melihat gambaran secara umum, detail, dan prediksi ke depannya.

Ketiga, jangan ragu bertanya. Bisa jadi kasus serupa terjadi beberapa tahun sebelumnya di dalam perusahaan. Namun, bisa juga kasus serupa dialami salah satu karyawan ketika berada di luar perusahaan. Anda juga bisa mencari tahu pada senior atau menanyakan pada atasan yang lebih tinggi.

Keempat, menganalisis opsi. Mungkin saja Anda telah menentukan sejumlah langkah yang bisa dijadikan solusi. Namun, tidak mungkin semuanya dijalankan. Untuk itu, analisislah setiap opsi, mulai dari keuntungan, cara untuk mencapainya, hingga risiko yang mungkin terjadi serta solusi lainnya.

Kelima, andalkan insting. Suara hati terkadang muncul pada saat-saat tertentu dan Anda perlu peka dalam menangkapnya. Suara hati terkadang tidak masuk akal. Namun, jika melawan atau tidak mendengarkan suara hati terkadang terjadi hal-hal yang di luar prediksi. Bisa juga keputusan yang tidak diambil terasa tidak sesuai tanpa mengerti alasannya.

Untuk mengambil keputusan terbaik, terkadang seseorang perlu mengheningkan diri sejenak. Bersihkan diri dari beban pikiran dan jadilah tenang. Setelahnya, biasanya akan tebersit suatu ide. Ide tersebut bisa jadi merupakan keputusan. Apakah Anda siap mengambil keputusan sulit sekaligus terbaik di kantor? [MIL]

Foto : Shutterstock.com/Apple’s Eyes Studio

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 2 Desember 2012