6 Cara Mengubah Hobi menjadi Pekerjaan Sampingan

Punya waktu luang dan talenta lebih, tetapi merasa stuck? Mengapa Anda tidak mengubahnya menjadi sesuatu yang menghasilkan uang? Tidak perlu susah payah memasukkan lamaran ke berbagai perusahaan untuk mendapatkan pekerjaan sampingan.

Anda bisa mendapatkan penghasilan tambahan dari hobi, yang jika dikembangkan akan berpotensi menjadi rintisan bisnis. Misalnya, hobi melukis, bermain musik, berolahraga, menjalankan gaya hidup sehat, atau memasak.

Ada beberapa langkah yang bisa diambil. Pertama, kenali hobi Anda dan potensinya. Sebagai contoh, jika Anda hobi menyanyi dan bersuara merdu, cobalah mengisi acara hiburan saat ada perayaan di kantor, penyanyi di pesta pernikahan, atau bergabung dengan band.

Kedua, perkaya pengetahuan dan tingkatkan kemampuan. Meskipun bisa bernyanyi dengan merdu, perkuat kemampuan dengan lebih menguasai teknik-teknik dasar vokal dan memperbanyak lagu yang bisa dinyanyikan dengan baik.

Banyak orang yang hanya menguatkan kemampuan tanpa diimbangi cara memasarkan diri. Ini perlu menjadi catatan penting. Anda akan mengalami kesulitan mengembangkan bisnis dari hobi jika tidak menguasai cara promosi dan strategi pemasaran. Untuk itu, pelajarilah cara untuk “menjual” kemampuan diri sendiri. Kenalilah saluran atau media untuk memo0pulerkan hobi yang ditekuni dan menjadi bisnis.

Ketiga, susunlah portofolio. Jika Anda mempunyai sejumlah karya, jangan biarkan menumpuk dalam bentuk file di komputer atau di dalam gudang. Publikasikanlah dalam media sosial. Selain itu, pilih karya terbaik dan jadikan semacam portofolio. Gunakan portofolio ini sebagai sarana promosi Anda.

Keempat, temukan nama merek. Merek paling mudah adalah menggunakan nama diri sendiri. Namun, jika banyak orang yang mempunyai kemiripan nama dengan Anda sebaiknya berikan nama tambahan atau pilih nama lainnya yang lekat dengan Anda atau menggambarkan hobi yang ditekuni.

Kelima, pilihlah target pasar Anda. Definisikan target pasar secara spesifik. Misalnya, jenis kelamin, usia, lokasi tempat tinggal, gaya hidup, dan preferensi lainnya. Memetakan pasar akan mempermudah Anda dalam mengembangkan bisnis dari hobi.

Keenam, jangan pelit berbagi ilmu. Cobalah membagi-bagikan ilmu yang dikuasai ke orang lain. Caranya, bisa dengan mengadakan workshop atau membuat video tutorial singkat yang dipublikasikan di media sosial. Cara lain bisa dengan membuka kursus privat. Ini pun bisa menjadi peluang bisnis baru. [*/MIL]

Foto : Shutterstock.com/Viewvie.

Artikel ini terbit di Harian Kompas edisi 5 Desember 2016