Profesi Unik Bidang Kuliner

Beberapa dekade lalu, barangkali tak banyak yang menaruh perhatian serius pada perkara kuliner. Namun, saat ini kuliner menjadi gaya hidup dan menawarkan banyak peluang profesi baru. Tak sekadar koki, kesempatan untuk bekerja di bidang ini semakin luas.

 Perancang menu

Jika Anda memiliki referensi yang kaya mengenai aneka makanan dan memahami perkara manajemen atau keuangan, Anda bisa menjadi perancang menu. Salah satu tugas terpentingnya adalah menentukan harga makanan di restoran. Perancang menu akan melihat biaya yang dibutuhkan untuk membuat satu jenis makanan dan kemudian menentukan harga yang pantas untuk makanan tersebut. Penentuan harga ini harus masuk akal agar restoran meraih laba maksimal. Selain itu, perancang menu juga bisa mendesain tampilan fisik makanan agar menarik bagi konsumen.

Orang-orang dari jurusan manajemen perhotelan, pemasaran, ekonomi, atau psikologi bisa memanfaatkan ilmunya untuk pekerjaan ini. Di samping latar belakang akademis, kebiasaan memperhatikan menu-menu yang ditawarkan berbagai restoran dapat berguna untuk memahami bidang ini.

Food stylist

Anda sering mengkritik atau memuji tampilan foto makanan di buku atau majalah? Hal ini bisa menjadi sinyal pertama Anda memiliki perhatian pada penampilan makanan. Anda menyadari bahwa makanan yang terlihat cantik akan menarik orang untuk mencoba dan sebaliknya, gambar makanan yang terlalu datar tidak menggugah selera. Bila diseriusi, pekerjaan sebagai food stylist bisa digeluti.

Profesi ini menuntut kreativitas untuk menyulap makanan yang sebelumnya mungkin terlihat biasa saja menjadi amat membuat penasaran. Keahlian ini bisa dipelajari selama kurang lebih satu tahun untuk membiasakan diri dengan berbagai peralatan khusus dan struktur bahan makanan. Pengetahuan tentang desain, fotografi, atau pencahayaan juga amat mendukung profesi ini.

Dekorator kafe/restoran

Suatu kali, ketika berkunjung ke suatu restoran atau kafe, mungkin kita merasa amat nyaman dan sangat menyukai atmosfernya. Dindingnya menggunakan kombinasi warna yang tepat, perabotannya setema dengan keseluruhan konsep ruangan, atau penataannya membuat orang-orang merasa lebih akrab. Kafe atau restoran yang tematis biasanya lebih disukai karena selain membeli makanannya, orang menikmati suasananya. Di sinilah peran penting dekorator kafe/restoran. Ia harus bisa menangkap ide dan tujuan pemilik, merancang konsep dekorasi, lalu mengimplementasikannya dalam interior dan eksterior ruang. Latar belakang pendidikan desain interior atau arsitektur bisa banyak membantu meski ini tak mutlak. Yang paling penting, kreativitas dalam merespons ruang. [*/NOV]
Foto dokumen Shutterstock.